Suplemen Vitamin C

Ditulis oleh Abuidris Carko (CaKo Wae)


Kali ini kami akan membahas : perlukah makan/minum tambahan vitamin c, bagaimana cara menggunakannya, apa efek sampingnya bagi tubuh, perlukah minum vitamin c 1000 mg ?

Indikasi Penggunaan

Suplemen Vitamin c digunakan untuk mencegah atau untuk mengobati defisiensi vitamin c yang tidak didapatkan secara cukup dalam diet makanan sehari-hari. Sebagian besar orang yang makan dengan diet normal tidak membutuhkan tambahan vitamin c. Rendahnya kadar vitamin c dalam tubuh akan menyebabkan kondisi yang disebut scuvi. Gejala-gejala scuvi antara lain kulit kering, kelemahan otot, nyeri sendi, kelelahan, dan gigi yang tanggal. Vitamin c memiliki peranan yang penting dalam tubuh. Vit c dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, tulang rawan, gigi, tulang, dan pembuluh darah. Vitamin c juga digunakan untuk melindungi sel dari kerusakan. Ini dikenal dengan antioksidan.

Cara Penggunaan

Makan suplemen vita c dengan atau tanpa diserta makanan lain, biasanya 1-2 kali sehari. Cek semua petunjuk penggunaan pada pembungkus, atau tanya langsung kepada dokter anda. Jika suplemen dalam bentuk kapsul atau tablet, telan langsung seluruhnya, jangan menghancurkannya atau mengunyahnya. Makan suplemen ini dengan segelas air kecuali jika dokter anda menyuruh lain. Jika suplemen ini dalam bentuk tablet kunyah, kunyah dahulu baru kemudian ditelan. Jika supelemen berbentuk tablet hisap, hisap suplemen seperti anda sedang makan permen. Biarkan suplemen habis dalam mulut secara perlahan-lahan. Jika dalam bentuk serbuk, larutkan dalam air, baru kemudian diminum bersama airnya. Jika dalam bentuk cair, gunakan sendok ukur untuk mengukur dosis yag diperlukan.

Gunakan suplemen vita c secara teratur untuk mendapatkan keuntungan darinya. Untuk membantu mengingatnya, makanlah pada jam yang sama setiap hari. Jika anda merasa ada masalah dengannya, konsultasikan ke dokter anda.

Efek samping

Vitamin c dengan dosis lebih dari 1000 mg/hari dapat menyebabkan diare. Hal ini terjadi karena efek iritasi langsung pada mukosa usus yang mengakibatkan peningkatan peristaltik (gerakan usus). Dosis vitamin c yang besar tersebut juga dapat meningkatkan bahaya terbentuknya batu ginjal, karena sebagian vita c dimetabolisme dan dibuang dari tubuh sebagai oksalat.

Penggunaan vita c dosis besar yang terus-menerus dapat menyebabkan ketergantungan, dimana penurunan mendadak kadar vitamin c dapat menimbulkan scuvi berulang. Hal ini dapat dihindari dengan menngurangi asupan vita c secara bertahap.

Vitamin c megadosis (dosis besar) dapat menyebabkan oksalosis yang meluas, aritmia jantung, dan kerusakan ginjal.

Dosis vitamin c 1000 mg/hari dilaporkan meningkatkan kadar etil estradiol plasma. Hal ini dapat meningatkan perdarahan, dan kegagalan kontrasepsi oral.

Vitamin c dapat meningkatkan penyerapan besi di usus, sehingga dalam dosis besar dapat berbahaya, terutama bagipasien hemokromatosis, talasemia, dan anemia sideroblastik. Vita c mega dosis juga dapat mengakibatkan krisis anemia sel sabit.

Lalu, berapa dosis yang dianjurkan?

Kebutuhan vitamin c untuk anak :

  1. 0-6 bulan : 40 mg/ hari
  2. 7-12 bulan : 50 mg/ hari
  3. 1-3 tahun : 15 mg/ hari
  4. 4-8 tahun : 25 mg/ hari
  5. 9-13 tahun : 45 mg/ hari.

Kebutuhan vitamin c remaja :

  1. Remaja perempuan 14-18 tahun : 65 mg/ hari
  2. Remaja laki-laki 14-18 tahun : 75 mg/ hari

Dewasa :

  1. Laki-laki : 90 mg/ hari
  2. Perempuan : 75 mg/ hari.

Wanita hamil, menyusui, atau merokok membutuhkan vitamin c lebih banyak. Tanyakan pada dokter anda apa yang terbaik untuk anda.

Semoga bermanfaat.

Referensi

Zieve, dkk. 2009. Vitamin c. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/002404.htm (diakses Desember 2010)

Medicine.net. 2010. Ascorbic Asid. http://www.medicinenet.com/ascorbic_acid-oral/article.htm (diakses Desember 2010)

Dewoto. 2007. Vitamin dan Mineral. Dalam : Farmakologi dan Terapi. Edisi 5. Jakarta : FKUI.