Hubungan Hipertensi dan Diabetes Melitus terhadap Gagal Ginjal Kronik
Ditulis oleh Carko Budiyanto
Hubungan Hipertensi dan Diabetes Melitus terhadap Gagal Ginjal Kronik
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Gagal ginjal kronik merupakan keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversibel yang berasal dari berbagai penyebab. Gagal ginjal kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak massa nefron ginjal. Bila proses penyakit tidak dihambat, maka pada semua kasus seluruh nefron akhirnya hancur dan diganti dengan jaringan parut. Meskipun penyebabnya banyak, gambaran klinis gagal ginjal kronik sangat mirip satu dengan yang lain (Price dan Wilson, 2006).
Berdasarkan data US Renal Data System tahun 2000, diabetes dan hipertensi bertanggung jawab terhadap proporsi ESRD yang paling besar, terhitung secara berturut-turut sebesar 34% dan 21% dari total kasus. Sedangkan pada tahun 1967, glomerulunefritis kronik dan pielonefritis kronik merupakan penyebab dari dua pertiga kasus ESRD (Price dan Wilson, 2006). Melihat hal tersebut, penting untuk mengetahui hubungan antara diabetes dan hipertensi terhadap gagal ginjal,sehingga kejadian gagal ginjal dapat dikurangi. Baca selebihnya »
-
Arsip
- Desember 2009 (1)
- November 2009 (2)
- September 2009 (2)
- Juni 2009 (2)
- Mei 2009 (7)
- April 2009 (10)
- Maret 2009 (5)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (5)
- Desember 2008 (8)
- November 2008 (1)
- September 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS