Alkohol dalam Obat dan Parfum
Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari
Sumber : http://www.majalahsyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=312
Banyak pertanyaan seputar alkohol yang masuk ke meja redaksi, kaitannya dengan obat, kosmetika, atau pun lainnya. Berikut ini penjelasan Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari
Alhamdulillah, para ulama besar abad ini telah berbicara tentang permasalahan alkohol1, maka di sini kita nukilkan fatwa-fatwa mereka sebagai jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Baca selebihnya »
Rangkuman artikel bulan suci Ramadhan 1430
Bismillah
Berikut artikel seputar Ramadhan semoga bermanfaat dalam mempersiapkan ilmu dalam mengisi bulan Ramadhan. Klik disini
Pimpinan Persalinan
Anatomi Jalan Lahir
Jalan lahir dibagi menjadi bagian keras dan bagian lunak. Bagian keras terdiri dari tulang-tulanng panggul dan sendi. Sedang bagian lunak meliputi otot-otot, jaringan, dan ligamen. Tulang-tulang panggul terdiri atas os coxae (os ilium, os ischium, os pubis), os sacrum, dan os coxygeus. Antara os ilium dengan os sacrum terbentuk persendian articulatio sacroiliacum. Antara os sacrum dengan os coxygeus terbentuk persendian articulatio sacrocoxygeus. Simfisis pubis adalah persendian yang dibentuk oleh dua os pubis yang saling bertemu. Di luar kehamilan pergerakan sendi sangat sedikit. Saat kehamilan terjadi sedikit perenggangan. Baca selebihnya »
Materi Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
Apa itu Reproduksi?
Reproduksi berasal dari kata re dan produksi, re artinya kembali atau berulang; produksi artinya menghasilkan, membentuk..
Berarti reproduksi adalah kegiatan untuk menghasilkan ulang. Jika dikaitkan dengan manusia berarti kegiatan manusia untuk menghasilkan manusia baru agar dapat mempertahankan keberadaan manusia sehingga tidak punah.
Tentunya untuk mendapatkan generasi dan keturunan yang bagus, maka reproduksi pun harus bagus dan sehat.
Tulisan di atas adalah bagian dari materi penyuluhan kesehatan reproduksi. Jika ingin mendapatkan selengkapnya klik donwload
Hubungan Hipertensi dan Diabetes Melitus terhadap Gagal Ginjal Kronik
Ditulis oleh Carko Budiyanto
Hubungan Hipertensi dan Diabetes Melitus terhadap Gagal Ginjal Kronik
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Gagal ginjal kronik merupakan keadaan klinis kerusakan ginjal yang progresif dan irreversibel yang berasal dari berbagai penyebab. Gagal ginjal kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak massa nefron ginjal. Bila proses penyakit tidak dihambat, maka pada semua kasus seluruh nefron akhirnya hancur dan diganti dengan jaringan parut. Meskipun penyebabnya banyak, gambaran klinis gagal ginjal kronik sangat mirip satu dengan yang lain (Price dan Wilson, 2006).
Berdasarkan data US Renal Data System tahun 2000, diabetes dan hipertensi bertanggung jawab terhadap proporsi ESRD yang paling besar, terhitung secara berturut-turut sebesar 34% dan 21% dari total kasus. Sedangkan pada tahun 1967, glomerulunefritis kronik dan pielonefritis kronik merupakan penyebab dari dua pertiga kasus ESRD (Price dan Wilson, 2006). Melihat hal tersebut, penting untuk mengetahui hubungan antara diabetes dan hipertensi terhadap gagal ginjal,sehingga kejadian gagal ginjal dapat dikurangi. Baca selebihnya »
-
Arsip
- September 2009 (2)
- Juni 2009 (2)
- Mei 2009 (7)
- April 2009 (10)
- Maret 2009 (5)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (5)
- Desember 2008 (8)
- November 2008 (1)
- September 2008 (2)
- Juli 2008 (9)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS